Tampilkan postingan dengan label curhat. Tampilkan semua postingan

mesjid


"jadi jamaah sekalian yg di rahmati Allah, sedekah untuk kepentingan umat ini sangat besar nilainya dihadapan Allah...."
Sepenggal kalimat dari tuturan ceramah di suatu mesjid daerah yang agak kecil, namun bersahaja. Ustadz tersebut diundang untuk memberikan tausiyah keagamaan dalam sebuah peringatan hari maulid.
"semoga mesjid ini, mendapat perhatian lebih, karena ini adalah sebuah simbol kekuatan Islam.." Kalimat penutup yang khas pada malam itu.
***
"jadi bapak2 sekalian, untuk memperbaiki mesjid ini membutuhkan biaya yg tidak sedikit, mengingat umurnya yg sudah tua. Mungkin bisa jadi ini adalah proyek renovasi besar-besaran." Sambutan ketua DKM dalam rapat pembangunan mesjid, tepat 7 hari semenjak ceramah maulid tempo hari.
Hasil perhitungan dalam rapat itu tercatat sejumlah 500juta, untuk sebuah mesjid yg mengakomodir ratusan penduduk tentu angka yg wajar, atau bahkan terlalu sangat pas.
"Alhamdulillah, haji duloh sudah memberikan bantuan sebesar 10 juta.." Hadirin terdiam "sementara kang usman sudah siap dengan 7 juta." Beberapa saling memandang, sebagian ada yg menunduk, sebagian lagi memperhatikan dengan seksama.
"rencananya, dalam waktu 2 bulan ini kita akan melaksanakan penggalangan dana, jika dalam tempo waktu tersebut biaya belum juga tercukupi terpaksa kita akan mengirimkan surat permintaan bantuan ke pihak yang lain..." Dan sebuah kalimat yg masih panjang terdengar sepanjang malam itu.
***
"Saldo kas mesjid khusus pembangunan berjumlah total 700juta rupiah."
"Alhamdulillah..." Riuh rendah jamaah jumat terdengar, sebagian lagi terdengar takbir gembira.
"karena itu pembangunan akan segera dilaksanakan." Pengumuman jumlah kas mesjid itu diumumkan tepat di jumat ke delapan semenjak rapat dulu.
***
"Assalamualaikum ustadz, lama tak jumpa. Sehat ?"
"Alhamdulillah, sehat walafiat, bagaimana pak feri sehat juga ?"
"Alhamdulillah.. Jadi bagaimana ustadz soal pembangunan mesjid itu.?"
"Alhamdulillah semua sudah siap, kita akan segera memulai tahap awal perbaikan."
"wah alhamdulillah, bagus kalau begitu. Kebetulan pak ustadz datang saya mau memperlihatkan konsep pembangunan mesjid." Pak feri mengeluarkan selembar blue print, gambar desain mesjid yg tampak gagah dan indah.
"Subhanallah, indah sekali. Ini gambar mesjid kita pak feri ?"
"Iya."
"sebentar, pak feri bilang pembangunan?"
"benar, jadi begini ustadz, saya lihat perkembangan di sekitar mesjid sudah berkembang pesat, mungkin jamaahnya sekarang sudah mencapai ribuan kan ?"
"ya mungkin cuma di hari Jumat pak" ust lukman tersenyum ketir mengingat, sebagian jamaah harus menggelar koran sebagai alas sholat di halaman mesjid.
"nah karena itu, saya usulkan ide pembangunan mesjid yg baru saja ustadz."
"begitu ya.." Ust lukman, agak termenung, mencari balasan kalimat yang tepat untuk pak feri. Di dalam hati ia tahu kalau Allah itu Maha Kuasa untuk sekedar membangun sebuah mesjid, atau bahkan istana megah berlapis emas sekalipun, tapi melihat realitas dana yg ada, ust lukman berfikir jangan sampai kalimat berikutnya menunjukkan keraguan atas kuasa Allah.
"gak apa-apa ustadz kalau boleh saya bersedia memimpin proyek pembangunan ini. Soal biaya kebetulan saya punya beberapa kenalan penyedia bahan bangunan, mungkin bisa dapat diskon beberapa persen..." Ust lukman menatap pak feri, menanti lanjutan kalimatnya. "... Dan ustadz tidak usah memikirkan biaya buat saya, itung2 ini sedekah saya kepada Allah."
***
"Sudah dapat email yg saya kirimkan kemarin.?"
"Sudah.. Sudah.. Saya juga sudah menghitungnya mungkin ini butuh sekitar 1 miliar."
"begitu ya..?? Wah.. Dapat diskon dong.."
"tentu pak feri.. Tapi.. Hmmm.."
"kenapa.??"
"ini untuk mesjid kan.?"
"ya tepat pak santoso.. Sebuah peluang amal jariah bagi kita.. Ya kita tahulah bagaimana dunia kita kan, kadang kalau sudah sibuk jadi lupa akhirat. Mungkin ini cara Allah untuk mengingatkan sekaligus memberi peluang jalan ke syurga tepat dihadapan kita pak."
"hmmm iya ya.."
"jadi bagaimana nih pak..??"
"ya sudah saya usahakan untuk sebisa mungkin memangkas biaya... Yaaa mungkin sekitar 50 % pak feri."
***
"sini dulu kang asep.. Ada singkong rebus nih.. Ajak yg lainnya juga.." Ustadz lukman menyodorkan sepiring singkong rebus. "Alhamdulillah umi tati kemarin panen singkong, ini hasilnya."
"Alhamdulillah." Kang asep dan pekerja lain bersyukur atas kesuburan daerah ini.
"oh iya, katanya kemarin kang asep kehabisan paku ya.? Kok gak minta lagi.??"
"iya tadz, ah cuma paku ini tadz.. Ya saya juga mau dong ikutan patungan buat mesjid, kemarin sudah beli lagi 5 kilo."
"uang sendiri kang asep.? Subhanallah.."
"Assalamualaikum.."
"Wa alaikum salam, wah kebetulan pak feri, mari makan singkong sama-sama." Ajak ustadz lukman.
"kayaknya enak nih." Sambil mengambil satu potong terdekat." Jadi begini ustadz, tadi saya dihubungi teman, katanya beliau juga ingin membantu dalam pembangunan mesjid ini."
"Alhamdulillah..." Terdengar serempak.
***
"alhamdulillah kemarin adalah shalat Jumat perdana, setelah dua tahun ini mesjid mengalami renovasi, dan malam ini saya akan mengumumkan kalau uang kas sisa pembangunan kita masih tersisa 300 juta lagi. Nah kebetulan kita menerima surat permintaan bantuan dari lain kecamatan untuk pembangunan mesjid mereka. Bagaimana kalau kita alokasikan untuk bantuan sebesar 200 juta.? Setuju.??"
"setuju."
***
5 tahun berlalu
"ustadz.. Ustadz..." Seorang anak 10 tahun berlari mengejar ustadz lukman di pelataran mesjid, yang kini sudah jauh berbeda, kini lebih indah, asri, dan luas.
"ada apa azis ?"
"azis mau setor hafalan yasin ustadz

BUAT PARA LELAKI SEJATI


( copas ustadz Rahmat Idris )
Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid.
sebab banyak orang kaya raya tidak sanggup mengerjakannya.
jangankan sehari lima waktu,
bahkan banyak pula yang seminggu sekali pun terlupa.
tidak jarang pula seumur hidup tidak pernah singgah kesana.
Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid.
karena orang pintar dan pandai pun sering tidak mampu menemukannya.
walaupun mereka mampu mencari ilmu hingga ke universitas Eropa
juga Amerika....
dapat melangkahkan kaki ke Jepang, Australia dan Korea dengan semangat yang membara.
namun ke mesjid tetap saja perjalanan yang tidak mampu mereka tempuh walau telah bertitel S3.
Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid.
karena para pemuda kuat dan bertubuh sehat yang mampu menaklukkan puncak gunung Bromo dan Merapi pun sering mengeluh ketika diajak ke mesjid.
alasan mereka pun beragam, ada yang berkata sebentar lagi, ada yang berucap tidak nyaman dicap alim.
Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke mesjid.
maka berbahagialah dirimu hai anakku....
bila dari kecil engkau telah terbiasa melangkahkan kaki di mesjid.
karena bagi kami, sejauh manapun engkau melangkahkan kaki,
tidak ada perjalanan yang paling kami banggakan
selain perjalananmu ke mesjid.
Biar kuberi tahu rahasia kepadamu,
sejatinya perjalananmu ke mesjid adalah perjalanan untuk menjumpai Rabbmu.
dan itulah perjalanan yang diajarkan oleh Nabi, serta perjalanan yang akan membedakanmu dengan orang-orang yang lupa akan Rabbnya.
Perjalanan terjauh dan terberat itu adalah perjalanan ke mesjid.
maka lakukanlah walau engkau harus merangkak dalam gelap shubuh demi mengenal Rabbmu....
------------------------------------------
tambahan bukan dari ustadz Rahmat "Impian seorang muslimah adalah mendambakan seorang lelaki yang akan mengajak anak lelakinya sholat berjamaah subuh di msjid. Semoga bermanfaat


copas dari grup ODOJ

keluarga imamul muttaqien

Setiap kali selesai shalat, apapun itu mau fardhu ataupun sunnat, seringkali saya mendengar orang tua berdo’a. di bagian do’a ini beliau selalu sedikit mengencangkan suaranya. Awal mulanya saya tidak “ngeh”, lambat laun saya mengerti terjemahan do’anya, dengan sedikit mengerutkan kening saya sering bergumam yang bener aja nih do’a.. pemimpin orang-orang bertaqwa.. berat amat.. -_-
 Hari ini, sebuah twit dari Ust. Didin Hafidudin mengingatkan saya kembali akan memori itu, beliau membahas akan ayat ini dan do’a ini..


Dikesempatan lain ada sebuah video dari youtube, yang berisi penyampaian Ust. Salim afillah, yang menyebutkan bahwa keluarga adalah sumber pergerakan dakwah yang membangun umat. Dari beberapa peyampaian terkait ayat ini, akhirnya saya pun mengerti soal visi dalam berkeluarga.

Salim a Fillah - pernikahan visioner


Keluarga = pemimpin orang-orang yang bertaqwa

Jika saya kembali dalam pemikiran dulu, memimpin itu berat, apalagi orang-orang yang bertaqwa, mestilah saya jadi orang yang sangat sangat bertaqwa, tapi selain itu, makna lain dari do’a ini adalah, ciptakan saja insan insan yang bertaqwa dengan binaan kita melalui keluarga.

Membangun visi adalah inti penting dalam berkeluarga, jika AlQur’an saja menggambarkan sebuah visi melalui do’a yang demikian indah, maka tak ada alternative lain yang mampu menyainginya. Melahirkan generasi pendakwah, pencetak orang bertaqwa, kader-kader pergerakan Islam adalah keharusan dalam keluarga yang mengaku berplatform Islam.

Maka dalam proses pendewasaan, persiapan, dan pemantasan diri ini, saya senantiasa berdo’a dan meminta do’a agar kelak mampu mengemban visi, dan menciptakan sebuah “Rumah Syurga pencetak kader-kader dakwah pemimpin umat…”


Teruntuk alm. Ibu, maaf kami baru sadar makna do’a yang seumur hidup lalu senantiasa kau lisankan… kau berhasil mendidik kami… alfatihah

apa yang kita tunggu di 2014

Assalamu'alaikum.. 

lama tak jumpa.. hehe.. udah berapa bulan ya...???? heu.. pokoknya lumayan lama, (atau sangaaat lamaaa...) dan baru hari ini bisa posting lagi... dan alexa rank-nya..??? udah ah jangan dibahas... -_-

nah posting kali ini jangan yang berat2 kali ya... oke kita bahas tentang 2014 saja, atau tepatnya 2 tahun setelah kegagalan ramalan kiamat yang fenomenal itu.. halah.. Ada apa sih di 2014 ini..?? oke ini bukan ramalan, bukan juga prediksi, ini hanya menyampaikan rencana sebagian orang disana, yang bisa jadi gagal lagi.. emh.. ribet... cek dis out..!!

1. Pemilu 

nah ini khusus bagi bangsa Indonesia, pemilu..!! semacam penentuan nasib 5 tahun kedepan, atau sebuah babak baru dagelan politik, atau bahkan siap2 disuguhi stand up comedy, teriakan2, sampai yel2 kayak MLM.. oke2 jangan sampai terpengaruh sikap apatis saya.. tapi yang pasti, pemilu dari masa ke masa, selalu melahirkan babak baru sejarah. khusus pemilu kali ini, rasanya catatan sejarah sudah mulai bisa ditulis.. apa sebabnya..?? pemilu belum dimulai.. tapi kisruh sudah nampak.. bagi yang sering memperhatikan dinamika politik (cieee... bahasanya... beuh..) akhir2 ini sedang hangat soal latar hukum pemilu yang digugat, karena tidak sesuai dengan UUD 1945. Menurut kabar burung yang terbawa angin, UU pemilu ini berbeda substansinya dengan UUD 1945, yang mana "mesti"nya di dahulukan terlebih dahulu PilPres.. baru pemilu legislatif.. oke, kita tunggu saja hasilnya, tapi yang pasti kalau benar2 pemilu ini cacat hukum, dan dikabulkan MK, ada kemungkinan pemilu di undur... (tuh kan..)

2. Piala Dunia

ajang Sepak bola internasional, yang kali ini diselenggarakan di Brazil. 32 Negara terbaik bertanding di beberapa stadion yang disiapkan tuan rumah, tentu dengan beberapa negara yang mengusung gengsi, perhelatan akbar ini menjadi hal yang paling dinanti tahun ini. sempat tersiar kabar Piala Dunia akan diundur, ya lagi2 ini kabar burung (burung apa sih ini penyebar gosip mulu... ???:| ). Tapi, isu ini tidak cukup kuat, jadi saya yakin piala dunia akan diselenggarakan tepat pada waktunya.. semoga.. ngomong2, negara mana favorit kamu..??? bekas penjajah..?? okesip.




3. rilis Film

banyak film2 keren yang rencana akan rilis di tahun ini, terutama dari Hollywood, sebut saja, robocop, godzilla, transformer, x-man, dan masih banyak lagi. soal waktu, telat atau tidaknya.. ah saya kira ini bagian dari daya tarik management film kayaknya, jadi kalo urusan film sih silahkan harap2 cemas... (saya sendiri bukan penanti film, lebih kalau udah rilis beberapa bulan.. baru ngeh.. :p )

4. rilis game

saya bukan gamer sejati, dan biasanya setiap tahun, hampir semua perusahaan game mengeluarkan produk terbaiknya, jadi saya yakin tahun ini pun akan di penuhi dengan game-game terbaru berkualitas tinggi. satu game favorit saya Pro Evolution Soccer pun sudah beredar gambar yang diyakini menjadi logo game di tahun ini, biasanya PES mengeluarkan seri terbarunya sekitar bulan oktober, kita lihat saja.

 5. 2015

inilah momen yang ditunggu oleh seluruh dunia, pergantian tahun..!! tentu penuh dengan harapan baru, cita-cita yang baru, dan segera menyelesaikan 2014 :p.. menurut jadwal kalender pergantian tahun ini dilaksanakan pada malam 31 Desember 2014 dan 1 januari 2015.. semoga tepat pada waktunya.. :|




Bila Anda tidak mempunyai visi akan seperti bagaimana masa depan Anda, maka masa depan Anda tersebut terancam menjadi sekedar pengulangan dari semua yang terjadi di masa lalu Anda.
~  A. R. Bernard  ~


hukuman bagi yang pacaran ??

ketemu teman lama, ngobrol ngalor ngidul, sampai lupa waktu.. haha tapi alhamdulillah, karena pada akhirnya selalu saja ada hikmah yang berhasil dipetik dari obrolan ringan ini.. hehe

di umur segini, apa sih tema yang paling menarik buat diobrolin..?? politik..?? ah berat.. bisnis..?? kadang-kadang.. gosipin artis..??? woy..!! gue laki-laki..!!!! jodoh..??? naaaaahhhhh.... :D

singkatnya, ngobrol soal jodoh dan masa muda, hmmm.. soal pacaran..

kurang lebih gini obrolannya,

***

temen : dad, baru kerasa nih dosa zaman dulu.. dosa waktu pacaran dulu..

saya : emang kenapa..??

teman : beneran, dia kan udah nikah.. eh keingetan terus sampe sekarang.. sampai-sampai mau datengin rumahnya segala.. 

saya : ya bagus dong, silaturahmi..

temen : bukan gitu.. soalnya "rasa"nya itu.. kamu tahu sendiri lah

saya : yaaa.. bener juga sih.. mending menjauh kalau gitu mah.. hmmm.. sama kayak temen gue yang it "teeeeet" (sensor) dia juga gitu, mau nikah.. tapi gara-gara dulunya punya pacar yang "katanya" sehidup semati.. eh susah tuh sekarang nikahnya.. kalau dipikir-pikir gila juga ya efek pacaran.. jadi susah ketemu jodoh gitu..

terus ada lagi, sama kayak lu.. udah nikah, bahkan dua-duanya udah nikah.. eh karena "katanya" masih cinta satu sama lain.. akhirnya rumah tangganya masing-masing nggak karuan.. padahal udah tahunan.. ckckck

temen : serius.. makanya gue sendiri pengen tobat, yaa kalau bisa.. gitu terus repot jadinya dad..

saya : hehe.. makanya nikah..

temen : lu..????

saya : .......

***

gitu cuplikan obrolan kami, semoga bermanfaat ya.. makasih untuk temen aku atas teh botol nya.. hehehe

nb :
saya orang sunda asli, dan ternyata susah juga ya translate obrolan sunda ke bahasa Indonesia.. heu

trailer film

mumpung lagi insomnia, saya mau cerita ( dan agak berbau curhat.. biarlah.. ) 

jadi gini, 2 minggu kebelakang saya beli modem baru.. nah sekalian coba-coba paket internet satu-satu ( sampe jebol dompet... agak bego juga sih, tapi demi kepuasan lah.. :P ) nah akhirnya ketemu lah satu provider yang menawarkan paket yg "agak keren". "keren" karena menawarkan kuota sampai 11 gb, "agak" karena paket begadang. :|

hmm.. ceritanya kepanjangan..

nah, setelah itu saya gemar sekali mentengin youtube, buat apa..?? makan..!! (udah.. bagian emosi ini gak usah diperpanjang.. )

saya senang lihat trailer film, terutama film-film keluaran baru ( ya iya lah... kurang..??? YA IYA LAAHHH.. ). nggak.. nggak.. serius.. yang saya maksud bukan sekedar update informasi soal film yang baru rilis, tapi sensasi nya itu lho.

kamu para maniak film pasti tahu tipikal trailer film terutama film-film aksi, trailernya biasanya seru, musiknya keren, dan ada potongan-potongan film yang jika dilihat bisa menggumam "wow..". nah ini dia point-nya, trailer itu seperti potongan episode dari sebuah kehidupan lengkap bernama film kan..?? disini kita sebagai penonton disajikan sebuah harapan, imajinasi, dan gambaran, apa yang nanti akan kita dapatkan dari film tersebut. 

hmmm... coba kalau kita terapkan dalam hidup ya.. gini saja deh, setiap kali kamu bangun tidur, kamu pasti kan punya agenda, jadwal, atau kegiatan yang mau tidak mau dijalani.. nah biar agak keren, coba bayangkan  sebuah potongan episode hari itu, susun menjadi sebuah trailer seru dalam hidupmu. 

hei tunggu sebentar.. ini adalah visi kan..?? nah.. itu dia, tapi kita mengemas visi ini dengan kemasan unik, terutama bagi kamu pecinta film.. hehe.. ingat, orang yang punya visi biasanya lebih cepat sukses.. biasanya..

ingat juga.. kamulah tokoh utamanya.. jangan buat trailer dengan tokoh utama orang lain.. :P
its all about you..!!

mental..???


3 bulan.. 4 bulan.. 6 bulan… kapan ya terakhir kali update blog..?? hehe.. but now, I back..!! :D
Bismillah..

Alasan klasiknya adalah, modem rusak.. alasan aslinya adalah, males.. heu
Tapi ngomong2 soal males, saya teringat teman masa kecil saya dulu dan keluarganya. Ia adalah anak yatim, teman saya ini bahkan tidak ingat pasti wajah ayahnya, ia adalah anak ke 4 dari 5 bersaudara. Singkatnya sepeninggal ayahnya, keluarga teman saya ini bisa dibilang ada dalam kemiskinan, satu-satunya penghasilan yang diterima hanya dari pekerjaan ibunya sebagai buruh perkebunan. Sebagai gambaran saja, rumahnya mungkin seluas 6 x 7 m, 2 kamar tidur, satu dapur, dan satu ruangan tempat perkakas, tanpa kamar mandi. Ya, ditengah-tengah perkembangan masyarakat ditempat kami, mungkin keluarga tean saya ini yang satu-satunya tidak memiliki kamar mandi di dalam rumah.

Bertahun-tahun lamanya saya tidak bertemu, teman saya (beserta kakak dan adiknya) dititipkan di panti asuhan karena keterbatasan biaya, hanya tinggal anak sulungnya yg tinggal, tapi sekarang keadaan berbeda, mereka telah memiliki kamar mandi, rumahnya telah di perbaiki, dan sepetak tanah kosong telah dibangun ruangan-ruangan baru. Masing-masing anggota keluarga ini telah memiliki penghasilan masing-masing, saudara tertuanya jadi penjual mainan, ia terbilang sukses karena telah bertahan 12 tahun dan membiayai semua kebutuhan keluarga, saudara perempuannya telah menikah, teman saya dan kakaknya yang lain menjadi tekhnisi computer, sementara yang bungsu baru menyelesaikan sekolahnya, dan ibunya masih tetap menjadi buruh perkebunan.

Ada pemandangan luar biasa dalam keluarga ini, mereka tampak bersahaja, bahagia, ceria, sang ibu selalu membawa kehangatan didalam rumah itu, kenapa saya tahu..?? karena dulu saya sangat sering menginap dirumah itu. Mungkin hari ini saya jarang mengunjungi keluarga teman saya ini, tapi saya bersyukur atas karunia yang mereka dapatkan.

Lalu apa kaitannya dengan malas..?? simpel saja, apakah kebahagiaan, keberkahan, dan keberlimpahan, akan datang pada orang malas..???

Semoga catatan ini menjadi pengingat bagi saya untuk terus bersemangat menjalani hari kedepan..

Wallahu a’lam

Quotes ghaib dari orang tuaku..


Eits, lagi-lagi ini artikel jebakan.. hehe.. ini bukan membahas soal hantu ya.. apa lagi penampakan.. bukan.. bukan.. ini hanya soal sebuah quotes atau pesan mutiara yang saya dapat dari kedua orang tua saya. Kenapa pakai kata ghaib..?? karena sebenarnya pesan ini tidak pernah ada, tidak pernah mereka katakana, tidak berwujud dan hanya terngiang-ngiang di kepala, yaaa ini hanya sebagai bentuk husnuzhon kepada mereka, semoga menjadi nilai ibadah di sisi mereka.

Mungkin ini sebenarnya artikel lanjutan dari cerita saya sebelumnya yang berjudul Pendidikan nah disini saya hanya berimajinasi saja tentang “pesan ghaib” mereka itu.

Dulu, orang tua sangat permisif, atau bahkan terkesan membiarkan saya terserah mau jadi apa, terserah mau bagaimana. Tepatnya saatnya menginjak MTS-MA, saya dibiarkan begitu saja, tapi jauh sebelum itu, secara tidak sadar, saya dibekali banyak ilmu dasar (bukan ilmu yang dibangku kuliah yah, ini semacam ilmu buat imunisasi :P ), yang pada akhirnya justru melindungi saya di masa depan yaitu hari ini.

Inilah ilmu itu..
Saya sering bertanya-tanya kenapa ibu saya sangat galak kalau soal ngaji, belajar, akhlak, berkali-kali saya menangis akibat galaknya beliau (atau sayanya yang cengeng, entahlah..), saya sering membantah dengan berkata,”saya kan masih anak-anak..” kadang ibu melunak, tapi setengah jam kemudian.. “ngajiiiii….” *Yaaahhh…
berbeda lagi dengan ayah saya, beliau orangnya pendiam, kadang jadi pahlawan kalau ibu kelewat galak (sebenernya bukan galak sih, tapi agak keras gitu.. sayanya saja yang agak cengeng.. hehe..), tapi beliau sama tegasnya soal sikap, kedewasaan, sepertinya beliau bertanggung jawab soal kepribadian saya sebagai laki-laki, sudah kebiasaan kalau dulu jalan sama bapak, saya selalu terengah-engah, bapak saya kalau jalan cepat banget. Pernah suatu malam saya dimarahi oleh bapak, itu karena saya dijaili oleh teman sampai nangis, saat itu bapak cuma bilang dengan nada keras,”laki-laki gak boleh nangis..!!” disaat teman-teman sebaya saya di belain bapaknya, kalau nangis, saya malah dibentak.. *yaaahhh lagi

hari ini umur saya 22 tahun, banyak prestasi yang berhasil saya raih. Dengan segala kerendahan saya katakan, “ini adalah prestasi kedua orang tua saya..”.
Kini tinggal hanya bapak saya yang ada, dan beliau masih mendidik saya seperti itu, membiarkan saya tumbuh menjadi pria dewasa sesuai dengan jalan yang saya pilih. Ingat obrolan saat saya memilih untuk berhenti kuliah, beliau hanya bertanya, “kenapa berhenti..??” dan tidak mempermasalahkan itu.
sejenak saya merenungi kembali catatan perjalanan saya. Kalau flashback ke usia 13 tahun, Seperti menemukan sebuah pesan tersembunyi yang isinya, mungkin begini..
“nak, menginjak usia remaja ini, kami sudah tak kuasa lagi untuk mendidikmu, mengajarimu membaca, menulis, berhitung seperti dulu. Kamu akan tumbuh menjadi pria dewasa, tentu kamu tak ingin dilihat sebagai anak mama atau anak papa, kamu tidak ingin terlihat seperti anak cengeng dan manja lagi, maka izinkan kami untuk mendidikmu satu hal lagi, mandiri.
Mulai detik ini kami akan melepasmu, kamu tidak dilarang kok untuk pacaran, untuk pulang jam berapa, bahkan tengah malam sekalipun, untuk berteman dengan siapa, tapi satu hal saja, kamu mesti bertanggung jawab dihadapan Allah.

Siapalah kami, tak berhak kami melarang-larangmu, memerintahmu, sementara kami pun masih banyak dosa, kami manusia yang serba kekurangan, karena itu, biarlah kami menyerahkanmu kembali kepada Allah, Dia yang menciptakanmu, Dia yang memberimu rizki, biarlah selanjutnya Dia yang akan mendidikmu, melindungimu, dan mengarahkanmu kejalan yang terbaik.

Nak selanjutnya kami hanya mampu berdo’a semoga kamu menjadi muslim yang sholeh..”

Ya, sampai detik ini pun saya masih berharap atas do’a yang sama.

Saat kecil, setiap kali kedua orang tua saya habis Shalat, lirih namun selalu dikeraskan sebuah do’a khusus, “Robbi habli minasholihiin..”

apa yang saya lakukan..??


Siapa saya..??? pengusaha atau pengangguran..??? kadang susah juga sih membedakan hal ini.. dengan mainstream masyarakat kita yang mengartikan pengangguran sebagai orang yang tidak memiliki “pekerjaan”, ya saya pengangguran, tapi… naaahh ada tapinya, saya berkomitmen untuk senantiasa produktif, itulah pengusaha, berusaha selalu produktif.

Sebagai seorang pengangguran itu tadi, lantas apa yang saya kerjakan..??? ini pertanyaan umum kebanyakan orang, terutama yang baru kenal saya,
“kegiatannya lagi apa nih..??”
Ah sangat peduli sekali, saya sampai terharu.. jujur saja saya terharu, karena bahkan orang-orang paling dekat dengan saya pun jarang bertanya seperti ini :P, tapi jujur lagi nih, saya bingung mau juga mau jawab apa -_-“. Biasanya simple saya jawab,
“wirausaha..”
Naaahhh biasanya lagi bakal ada pertanyaan susulan..
“usaha apa..???”
Baru itu saya jawab panjang lebar tentang usaha saya, itung-itung promosi juga.. hehe

Tapi lebih spesifik dengan pertanyaan “kegiatannya apa..??” sebenarnya saya ingin sekali menjelaskan apa yang saya lakukan setiap hari, kenapa..??? saya itu pengangguran.. (ya elah pake penegasan lagi..!!) tapi bukan sembarang pengangguran yah.. K

Kalau mau tahu ini kegiatan saya setiap hari,
-    Patokannya shubuh, sebelum shubuh saya harus sudah bangun, nah sampai pukul 09.00 saya biasanya dikamar, lakuin apa aja, kadang baca al-ma’tsurot, nyari-nyari berita di situs online, atau apa pun lah.. ditambah saya pun nyambi di bisnis online, ya menunaikan dulu kewajiban di internet.. hehe (dulu sebelum saya tobat, suka tidur lagi.. sekarang saya sudah tobat.. ampuun, rezekinya jadi seret…)

-     Pukul 09.00 sampai pukul 12.00, saya mulai cek keadaan bisnis, cek pemasukan, target pengeluaran, target modal, hitung-hitung keuntungan, dan cek orderan.. oh iya bisnis ini adalah bisnis keluarga, makanya setiap jam segitu saya biasanya ada dirumah saudara.

-     Jam 12.00 sampai jam 15.00, khusus waktu ini saya wajibkan diri saya untuk membaca, baca apa pun, kalau nggak membaca ya tidur.. :P. Daftar bacaan wajib untuk akhir-akhir ini ada 4 buku, Fizhilalil Qur’an, Sirah Sahabat, Fiqh Sunnah, dan Ihya Ulumiddin.
-          Jam 15.00 sampai maghrib, baru istirahat lagi, biasanya sih maen game, atau browsing, atau lebih keren lagi ngaskus..!!

Nah itu sebenarnya yang ingin saya ceritakan setiap kali ada yang bertanya “kegiatannya apa..??” anti-mainstream banget kan..??? K

Terus kalau begitu saya buat artikel buat di blog kapan..?? nah kalau ini kapan saja.. ya kalau bikin artikel sih emang gak butuh waktu banyak, satu artikel paling 10 menit, (kecuali tema yang berat..).

Ditambah diluar jadwal keseharian, seperti minimal dua minggu sekali biasanya saya harus keluar (entah itu keluar kota, belanja barang dagangan, atau sekedar main di pasar.. :P). makanya, kadang kalau ada temen yang mau maen ke rumah, ya mesti buat janji dulu.. hehehe.. kayak yang sok sibuk, tapi kalau lagi diluar kota gimana..?? hehe

Sepertinya artikel ini bakal sering saya edit, kenapa..??? karena saya masih ada keinginan untuk menambah kegiatan.. apa itu..?? masih rahasia.. hehe

minta do'anya saja semoga Allah meridhoi semua aktivitas kita.. :)

Wallahu a’lam

pria SMA bukan jodoh perempuan S1..


Beberapa waktu seorang Teman membuat status di fb yang bernada pertanyaan, 

“kenapa perempuan s1 terkesan enggan berpasangan dengan pria lulusan SMA..??”
Dengan nada bercanda saya membuat komentar.. “emang ya..?? :D”
Baiklah itu karena bagaimana pun juga kotak komentar memang terbatas, jadi tidak tepat juga kalau komentar panjang-panjang.. hehe.. tapi di kesempatakan kali ini, di artikel ini saya akan coba menjawab pertanyaan tersebut.

…

Sepengetahuan saya, perempuan tidak melihat dari status pendidikan calon pasangannya, tapi dari masa depan. Kita tidak bisa menutup mata, kalau lulusan S1 lebih terjamin masa depannya dari pada lulusan SMA, setidaknya begitulah anggapan banyak orang. Meski kalau bicara peluang, semua manusia sama saja, bahkan yang tidak mengenyam pendidikan pun masih bisa sukses (tengok kisah ayahnya bakrie dan andrie wongso).

Lulusan S1, kemungkinannya besar sekali selepas lulus bekerja di perusahan ternama, instansi pemerintah, gaji yang besar pula. Perempuan mana pun saya kira akan tertarik dengan hal ini, berbeda jauh dengan lulusan SMA, kemungkinan bekerja mungkin hanya sekelas OB atau pelayan-pelayan, artinya benar-benar dari bawah, atau berwirausaha dengan segala perihnya perjuangan.. :P secara logika, jarang ada perempuan yang bersedia menanggung beban yang sulit seperti ini jika tidak ada masa depan yang dijaminkan.

Kok terkesan matre ya..?? kata Mario Teguh, perempuan itu memang harus matre.. harus..!! karena salah satu motivasi para pria bekerja keras adalah untuk membahagiakan perempuannya, kalau perempuannya nggak matre, bahaya..!! si pria bisa jadi berevolusi jadi makhluk pemalas. Hehe

Factor pendidikan yang menunjang masa depan, pun bukan terkait masalah pendapatan saja. Ada jaminan nama baik, bagaimana pun juga bersanding dengan seseorang yang bergelar itu ya “Sesuatu..” hehe. Wajar jika seorang perempuan merasa bangga jika dipanggil, istri dari DR. Dr. bla-bla. MPd, MA, MMSc dan sebagainya. Harga diri seorang intelektual itu bisa jadi sebanding dengan harga ijazah yang diperoleh lho.. hehe (nggak.. nggak.. becanda.. becanda..). Intinya, perempuan itu kan memilih imam, semakin bagus kalau imamnya kompeten secara akademik dan intelektual. Betul..??

Kemudian, factor kedewasaan pun cukup berpengaruh, katanya (atau perasaan..) yang sarjana itu lebih dewasa dari yang lulusan SMA. Kenapa..?? karena seperti ilmu padi, semakin berisi semakin merunduk (kok kayaknya nggak nyambung yah..???), maksudnya semakin berilmu seseorang akan semakin dewasalah ia, mestinya sih begitu.

Ya, itu hanya opini saja dengan dasar “kayaknya sih begitu..” :P (bahasa gaulnya, In My Humble Opinion… ) maklum saya kan laki-laki.. nggak tahu juga, hehe. Kesimpulannya, jodoh itu memang rahasia Allah, kita nggak tahu siapa, dimana, dan kapan dipertemukan. Kita boleh saja menentukan kriteria se ideal mungkin, tapi tetap saja Allah yang menentukan kan..?? yang penting tetap ikhtiar, tawakkal, dan berdo’a, dan menjemput dengan cara yang terbaik. Lalu bagaimana dengan kita yang lulusan SMA..??? jangan berkecil hati, tetap semangat, maksimalkan ikhtiar, belajar, belajar, belajar, dan teruss belajar.

Eh, ngomong-ngomong sebenarnya banyak juga pria lulusan SMA yang berjodoh dengan perempuan sarjana, saudara saya juga begitu. Jadi, nggak masalah juga sih, asal kita nya aja pantas.. :P

Wallahu a’lam

Bank

tadi pagi, saya baru pulang dari sebuah Bank untuk setoran, tapi ternyata saldo yang ada direkening saya hanya bertahan 10 menit.. hehe.. sebelumnya saya pun pernah setoran dengan angka yang jauh lebih besar dan hanya bertahan beberapa jam. :P

jika kita, sebagai muslim, pernah dihadapkan pada sebuah dilema tentang Bank Konvensional, maka secara umum, pun kita harus memahami fungsi Bank yang telah berkembang jauh mengikuti peradaban. bagaimana tidak, jika dulu kita mengenal Bank hanya tempat menabung, deposito, kini berkembang jauh lebih interaktif.

Kini Bank menawarkan banyak pilihan dan layanan, seperti pembayaran, talangan, asuransi, dan bahkan sebagai konsultan keuangan. Hal ini akibat dari kebutuhan masyarakat akan kemudahan-kemudahan pelayanan terutama jika berkaitan dengan uang. ya, sebuah teori bisnis mengatakan,"dimana ada kemudahan, disitu ada peluang.." hahaha ngawur.. tapi memang begitu sih, saat kita bisa memberikan layanan yang memudahkan hidup, maka kita akan sukses dalam berbisnis.

kembali ke Bank, apa yang saya alami hari ini pun, bentuk dari pergeseran fungsi (atau mungkin peradaban), saya tidak tahu kapan, tapi mungkin, suatu hari di dunia ini tidak akan ada lagi uang berbentuk fisik (kertas dan logam), yang ada hanya sebuah kartu, dan deretan angka di rekening tabungan. :p

di pelosok lain, pun sedang menjamur konsep BMT (Baitul Mal wa Tamwil). sederhananya sih sama saja dengan fungsi bank, ya sederhananya sama-sama lengkap melayani segala macam bentuk pembayaran apapun.. he. tapi ini mestinya disyukuri, karena menjadi alternatif yang jauh lebih nyaman di bandingkan Bank-bank berskala besar, terutama bagi muslim, karena pelayanan costumer yang mestinya jauh lebih friendly dengan skala yang optimal.

Nah, poin nya.. dengan perkembangan Bank seperti ini, yang menjadi kebutuhan umum masyarakat luas. maka kita sebagai Muslim sebaiknya menyediakan, memanfaatkan, dan mendukung Bank syariah, sebagai bentuk syiar dakwah Islam kenapa tidak..??

Bank konvensional itu mengandung riba, makanya haram. kalo gitu.. pakai bank syariah saja...

eh.. acak-acakan gak sih ini artikel..??? :D


Wisuda Akbar 4 PPPA Darul Quraan Gelora Bung Karno


Sector 1, saya memilih tempat duduk agak di atas, di tempat yang masih agak sepi. Lantunan pembukaan dari Munsyid Fadli asal Aceh membuat saya sangat terhibur, dan nyaman duduk disana. Terpaan terik matahari pagi itu tidak terasa panas, tidak sama sekali, hanya hangat dan menyegarkan. Baru dimulailah rangkaian acara itu dengan dipandu dik doank, acara berjalan meriah, namun tetap menyimpan kekhidmatan tersendiri didalam hati.

Seseorang bergamis abu-abu berjalan turun dari bangku penonton, ia perlahan berjalan, melepas sandal, dan memasuki lapangan berumput Gelora Bung Karno. Ia takbiratul Ihram, dan seketika bersujud. Bersujud..!! Ya Allah… tak terasa air mata mulai menggantung. Siapapun juga, siapapun yang mengaku dirinya beriman, dia tak akan kuasa melihat ribuan gelombang umat berduyun-duyun menyemarakan bumi dengan Al-Qur’an, ratusan tahfidz menggelora, maka pantas Allah menerima sebuah sujud syukur atas hal ini. Ia adalah Syekh Abu Mahdi, asal Aljazair yang bermukim di Swedia.

Baru saja di mulai saya sudah mulai merasa di tampar keras sekali. Seorang Qari naik ke atas panggung, siapa dia..?? dia hanya pedagang kerupuk, lulusan SMA, imam masjid al Azhar, dan dia tunanetra. Suaranya mengalun indah, sebuah Qur’an braille terhampar dihadapannya. Sesak sekali, ah saya jauh tertinggal, seorang yang sehat walafiat, masih muda, namun jauh tertinggal oleh beliau, kelu..

Tiba, saat ustadz yusuf Mansur dan para tamu undangan menaiki panggung. Yang saya ingat, ada ketua tahfidz Internasional, Imam Masjid Quba, Imam Mesjid Al-Aqsa, Syeikh asal Qatar, seorang hafizhoh asal Yaman, dan semua terlihat thawadu, meski jauh saya menyimpan kekaguman kepada mereka.  Syekh-syekh tersebut di antaranya adalah Syekh Sa'ad al Ghamidi (Imam Masjid Nabawi), Syekh Bashfar (Ketua Organisasi Tahfidz Internasional yang berpusat di Jeddah, membawahi 67 negara, termasuk Indonesia).

Ada juga Syekh Abdurrahman Yusuf (Pimpinan Daarul Qur'an Gaza Palestina), Syekh Muhammad Kholil (Imam Masjid Quba), Syekh Muhammad dan Syekh Yusuf (Daarul Qur'an Yaman), Syekh Halabi (dokter dari Kerajaan Arab Saudi, yang sedang ambil program doktoral).

Syekh Thoriq (dari Kementerian Agama Qatar, beliau juga penulis kitab-kitab Alquran dan termasuk memiliki sanad Alquran tertinggi di dunia), Syekh Hasan (Dari Organisasi Pengajaran Internasional di Jeddah), Syekh Mahmud (Mesir), dan banyak lagi yang lain sebagai pemerhati dan tamu undangan.

Sambutan pertama disampaikan dari ketua tahfidz internasional, beliau berasal dari gaza. Amat teduh sekali wajahnya, sebenarnya saya kurang menangkap juga maksud isi sambutannya, pusing juga jika harus memperhatikan bahasa arab dan penerjemaah saling bersahutan. Hehe..

Satu rangkaian acara yang berkesan adalah saat ratusan santri tahfidz dari seluruh nusantara mengadakan parade. Dari yang mulai imut-imut, remaja, dewasa, bahkan sampai santri tunanetra. Tentu saja mereka bukan sembarang santri, mereka bukan hanya sekedar belajar mengaji, tapi mereka adalh hafizh-hafizh dan calon hafizh.. Ya Allah.. Spechless..

Dan yang paling berkesan, tentu saja lantunan tilawah yang dibacakan oleh Syeikh Saad Al-Ghamidi. AlFatihah dan An-Naba’, bercucuran air mata ini mendengarnya. Terbayang kembali kota madinah, terbayang kembali wajah Rasulullah. Ya Allah..

Satu kalimat, yang saya ingat dari sambutan Imam Mesjid Al-Aqsa,”Alhamdulillah, Indonesia hari ini mampu melahirkan ribuan tahfizh, seperti Gaza, yang setiap hari melahirkan tahfizh-tahfizh baru..”
Bangga bercampur ironi… Negeri dengan Muslim terbesar didunia, dan dengan kemerdekaan dan kemakmuran yang berlebih, namun masih minim melahirkan seorang hafizh.

Kematian


Sepulang dari Mesjid AtTaqwa, Kebayoran baru, saya menginap didepok, tepatnya dirumah saudara. Hari itu memang saya merasa lelah luar biasa, setelah bercengkerama dengan keluarga disana saya segera beranjak istirahat, mempersiapkan diri untuk acara wisuda akbar besok di Gelora Bung Karno.

Siapa sangka, malam itu akan menjadi malam yang panjang. Awalnya seperti biasa tidak mudah untuk terlelap disana, saya yang terbiasa ditempat dingin, mesti berjibaku dengan gerah, dan panas yang luar biasa. pukul 11 malam, saya masih terbangun, lelah, namun tak kuasa me-nyaman-kan diri dalam situasi panas seperti itu. Pukul 12 malam, perlahan kondisi saya semakin tidak nyaman, tiba-tiba ada rasa dingin menyergap, tidak lama dada pun terasa berat.

Pukul 1 malam, tiba-tiba saya merasakan sakit di sekitaran dada, serasa diremas, semakin lama semakin menyakitkan. Rasa itu terus menjalar, sampai ke bahu, tangan, dan perut. Nafas semakin berat dan rasa mual, serasa tersedak di ulu hati. Pukul 2 sakit itu mencapai klimaks, saya tidak sadar selama 10 menit, dan mulai berhalusinasi. Ada sebuah sosok yang terus mengintai dari jauh, matanya tajam, gelap, dan hitam, namun tak bergerak sedikit pun. Dalam diamnya, ia terus mengintai, seperti seakan siap untuk menyergap.

Pukul 02.30, saya tersadar kembali, ditengah rasa sakit itu saya mulai bangun dan mengatur nafas, sangat susah sekali, tapi berhasil menenangkan sejenak dan meredakan sakit meski sebentar. Tiba-tiba saya teringat akan gejala serangan jantung, kurang lebih gejalanya sama dengan yang saya rasakan ini, masyarakat lebih mengenalnya dengan angin duduk, karena memang rasanya seperti masuk angin.

Teringat akan kasus angin duduk, beberapa kerabat pun meninggal dunia akibat ini. Mulai berkecamuklah pikiran dikepala, antara pergi ke dokter, atau… ah. ditengah sakit, saya memaksa bangun, dengan agak terhuyung mengambil air wudhu, dan melaksanakan shalat tahajud. Bayang-bayang kematian itu seperti sudah didepan mata, membayangkan kematian disaat wudhu, sujud, atau… sebelum itu. Susah payah shalat dan setelah itu saya tergeletak di lantai.

Pukul 03.30 keponakan dan kakak saya, menyambangi kamar, keadaan sudah mulai membaik, saya sudah mulai bisa mengendalikan nafas, dan esekali hanya mengusap dada yang masih terasa sakit. Keadaan berangsur membaik, namun tetap baying-bayang kematian itu terus menghantui, bayang-bayang kematian saat shalat shubuh, atau dalam perjalanan, atau tiba-tiba tersungkur di GBK.

Di tengah bayang-bayang itu, anehnya, saya seolah menjadi siap menyambut kematian. Kapan pun, bagaimana pun juga saat Allah memanggil saya harus siap.

Apa yang ingin saya ceritakan bukan hanya sekedar pengalaman saja, namun hikmah lebih jauh. Saat kita tersadar kematian itu senantiasa mengintai, semestinya kita pun semakin siap dengan perbekalan yang ada. Kematian tidak menunggu taubat, apa yang saya alami bukan kasus kematian yang “diundur”, tetapi ini hanya peringatan saja. Saat ajal benar-benar tiba, siapa pun tidak sanggup menangguhkannya.

cerita dengan Smartfren


Sedang asyik-asyiknya manteng di fb, eh tiba-tiba disconnect, coba cek di twitter ternyata sama, cek di google, sama juga.. cek di kaskus, hmm.. ini yang beda, kok kaskus bisa ya..?? ooohh, ini dia maintenance smartfren.. hhhh.

Ini kedua kalinya saya terserang gangguan, pertama kali terserang gangguan, kaskus pada waktu itu langsung heboh. Banyak makian, cacian, dan hujatan pada provider yang satu ini, ya mau bagaimana lagi, gangguan ini terjadi sekitar pukul 3 subuh, sampai pukul 10 malem..!! alhasil banyak orang yang tergantung hidupnya di internet mesti terganggu aktivitasnya, ya sama seperti saya.

Setelah diselidiki ternyata gangguan ini akibat longsor yang terjadi dibawah laut sumatera, yang mengakibatkan rusaknya jaringan kabel bawah laut. Oke disini sebenarnya saya agak maklum, karena “katanya” provider lain pun mengalami gangguan yang serupa. Ya sudahlah, hasilnya untuk sehari itu saya dedikasikan untuk hal lain.

Hari sabtu kemarin (23 Maret), lagi-lagi smartfren terjadi gangguan, awalnya maklum saja, maintenance lagi kali. Ditunggu permenit, perjam, sehari, dua hari tidak kunjung usai..!!! lagi-lagi kaskus heboh.. wah ada yang salah nih.. sampai turun tangan lah menkominfo untuk menginvestigasi hal ini. Dan hasilnya..??


Dezig..!! *ingin rasanya bilang kata-kata kasar, tapi sudahlah.. istghfar saja.. hiks

Dalam kesempatan itu juga pak Tifatul sembiring mengeluarkan pernyataan agar smartfren segera memperbaiki jaringannya, dengan tenggat hari itu juga. Hasilnya meski lemot, minggu malam akses smartfren sudah kembali normal.

Tapi ternyata, drama belum berakhir, tiba-tiba smartfren mengeluarkan kebijakan baru, merubah layanan true unlimited, yang biasanya batas pemakaian per hari 500mb menjadi 2gb per bulan, artinya jika pemakaian kuota perbulan sudah full siap-siaplah kena FUP. dan, artinya paket langganan saya pun akan berubah, dan diganti dengan paket “batas”. Meskipun ini sebenarnya sudah saya prediksi, karena smartfren adalah satu-satunya provider yang masih memberlakukan paket true unlimited termurah, ya logis saja sih, mau sampai kapan kayak gitu, sementara keuntungan kali ini jauh lebih menjanjikan.


tapi sejauh ini, smartfren tetap dihati deh. heuheu..

kok tambah cepet ya..??

hehe

Wallahu a'lam

Sejuta peluang di tanah abang

di tanah abang..

penjual : susu kedelai.. susu kedelai..
saya : satu.. berapa bang..??
penjual : 2ribu mas.. ambil tiga harga grosir mas..
saya : *ngakak

ya itu sekilas gambaran di tanah abang, meski objek utamanya bukan susu kedelai yah..!! bisa dipastikan hampir semua pakaian disini, bisa dapat harga grosir. Mulai dari toko emperan di pinggir jalan, sampai didalem gedung modern nya, semua bisa diperoleh harga grosir. Tidak harga grosir pun harga satuannya sudah terbilang miring juga sih.

Nah, hal ini mestinya jadi peluang bagi pengusaha yang mengawali karirnya dari berdagang. Ayolah, masa nggak kepikiran..!!

Gini aja deh, tadi pagi saya belanja 900ribu di tanah abang, setelah saya itung2, keuntungan yang bisa saya peroleh adalah 2,1 juta rupiah, keuntungan bersihnya..?? 1,2 juta…

Lah itu saja, saya yang baru mulai dagang hari ini, udah kepikiran segitu.. terus…?? Nunggu apa lagi..????

Rasulullah saja dagang.. J

Penampakan..!!


Maaf, bukan posting tentang penampakan hantu ya.. kalau terlanjur kecewa silahkan ditutup saja browsernya, mau baca juga gak apa-apa. hehehe

Secara teori semua manusia itu sama, gak ada bedanya. Punya tangan, kaki, kepala, dan perut, mungkin ada beberapa yang memiliki “kebutuhan khusus” tapi setidaknya, normalnya, semuanya sama. Tapi pernahkah kita berfikir, kenapa orang lain berbeda..??

- Bill gates, orang terkaya.
- Obama, orang terpengaruh.
- SBY, orang ter.. galau (becanda)
- Genghis khan, orang terobsesif.
- Hitler, orang ter-kontroversi
- Yang punya blog, orang yang paling tidak dikenal (puassss..???????)

Sekilas membaca deretan nama itu, pernah terbersit gak, kenapa mereka bisa ya..?? sedangkan kita..?? hmm.. padahal tadi kan secara teori sama, fisik sama, psikis sama, makanan sama, waktu hidupnya pun sama sehari 24 jam, lantas kenapa beda..?? oke, menurut penulis yang membedakan adalah kesempatan “menampakan diri”.

Kenapa saya pake judul “penampakan” dan “menampakan diri”..?? itu karena, kaum hantu sudah lebih dulu mengenal teori ini. Coba, kalau dihitung jenis hantu, kita Cuma kenal dengan pocong, tuyul, kuntilanak, genderuwo, dan yang lainnya, tapi padahal hantu itu banyak (yang penulis tahu, hantu itu jelmaan jin atau syetan, nah syetan ini kan abadi sampai kiamat, kebayang gak, dari syetan zaman Nabi Adam sampe sekarang numplek, gak keitung kan..??). kenapa kita hanya kenal syetan “itu”..?? karena mereka yang paling eksis dan paling rajin menampakan “diri”nya. Jadilah mereka itu hantu paling sukses disbanding hantu-hantu yang lainnya (lain kali saya akan buat acara seminar “tips Sukses” dengan pengisi acara pocong, kuntilanak, dan tuyul.. -_- )

Oke, kita tinggalkan dunia hantu, kenyataannya teori tadi memang berlaku pun bagi manusia. Kenapa kita mengenal bill gates sebagai orang terkaya, karena dia rajin berkoar-koar tentang harta kekayaanya, baik itu secara langsung atau pun tidak langsung. Kenapa kita mengenal Robert kiyosaki sebagai The Rich Father..?? karena dia rajin berkoar-koar tentang teori Rich Father-nya.

Perbedaanya ternyata hanya itu, mereka berani menampakan dirinya. Mereka berani berkata, ITS ME..!! tidak peduli salah atau benar, keliru atau tepat, yang penting eksis dulu, tampil dulu. Saya pribadi banyak mengenal orang-orang sukses melalui akun twitter, kenapa saya tahu kalau mereka sukses..?? karena mereka bilang, saya adalah orang sukses..!! kalau mereka tidak bilang, saya sukses, mana mungkin saya tahu kalau mereka sukses..???

Oke, tapi ini mungkin artikel kelanjutan dari artikel brand dan brand part 2. Jadi sebelum menampakan diri, pikirkan terlebih dahulu apa yang mau di perlihatkan. Jangan asal menampakan diri, salah-salah dianggap orang bodoh dan gila lagi. Hehe.

Sederhanya seperti itu, kalau kita ingin dikenal sebagai orang sukses, katakan dulu kalau “saya orang sukses”, kemudian berpenampilanlah layaknya orang sukses, dan berperilaku seperti orang sukses.

Wallahu a’lam

Oh Lele..


Di halaman belakang rumah, ada sebuah sumur yang tidak terurus, memang keluar air sih, tapi kualitasnya agak buruk. Setelah terbengkalai cukup lama, akhirnya saya memutuskan memelihara beberapa ekor lele disana, dengan harapan semoga kualitasnya menjadi lebih baik (agak bodoh gak sih..??)

Beberapa hari kemudian, kualitas air malah semakin buruk, beberapa ekor lele pun menjadi korban tewas mengenaskan..hmm.. akhirnya, saya memutuskan untuk “menyelamatkan” sisa lele yang ada. Mulailah saya persiapkan peralatannya, sebuah jaring, dan tongkat. Karena sumur itu dalamnya hampir 5 meter, proses evakuasi pun berjalan alot (kayak berita aja..). 15 menit tengkurep dimulut sumur, ngubek-ngubek isi sumur, hasilnya gak ada satu pun lele yang tertangkap. Padahal secara stastitik mestinya ada 6 ekor lele yang numpuk didasar sumur.. (halah gini jadinya kalau professor disuruh nangkep lele.. kebanyakan teori..)

Ya sudahlah, saya menyerah dan rencananya mau dilanjut besok saja. Nah, sore tadi kepikiran, kenapa gak ada satu pun lele yang tertangkap ya..?? iseng-iseng ngehayal, mungkin ini yang terjadi didasar sumur..

Lele A :“Eh awas lo, tuh si hadad mau nangkep kita..”
Lele B :”ah masa..??? ya elah, udah idup susah gini masih mau ditangkep aja kita..??”
Lele C: ” ya mo gimana lagi, lha emang kita enak buat digoreng, dibikin pecel noh kayak di pasar..”
Lele D:”yang pake sambel goreng itu ya..???”
Lele E: “huss lo malah ngebayangin sih.. terus gimana nih.?? Mending kita ditangkep, terus digoreng, atau kabur aja nih..??”
Lele F:”Ya elah.. pake Tanya lagi… ya lari lah.. kita,, meskipun lele.. mesti punya harga diri.. enak aja udah disimpen disumur bau, eh sekarang malah mau digoreng.. enak aja..” (kayaknya lele ini yang paling benci sama saya..hmm)
Lele A :”tuh si hadad dataaannggg….!!kabuuuurrrr….!!!!”
Dan akhirnya ke 6 ekor lele pun lari terbirit-birit mencari persembunyiannya masing-masing.

Kalau bener ini yang terjadi alangkah buruknya prasangka mereka, padahal niat saya nangkep lele adalah untuk menempatkan mereka di akuarium di rumah. Kan hidup lele pun jadi lebih baik, dan terurus dari pada di sumur yang bau itu. Besok InsyaAllah, saya akan lanjutkan usaha menangkap lele, kalau masih susah juga terpaksa deh pake bom ikan………………………………. Becanda deh.

Hikmah

Sahabat, entah berapa sering kita berperilaku seperti lele tadi. Terkadang banyak berkilah atas semua hal yang terjadi dalam hidup kita, keras kepala, dan sombong, padahal jika diperhatikan, Allah itu Maha Penyayang lho. Banyak dari kita hobi mengeluh, meratap, atau bahkan mengutuk takdir, padahal, Allah tahu yang terbaik untuk kita. Allah berkali-kali memberi kesempatan untuk kita agar keluar dari keadaan buruk, dan susah, tapi kenyataanya kita malah bandel untuk tetap disana.

Sudahlah, mari kita bertawakal, ikhtiar secukupnya, bukan berarti pasrah, bukan pula menganggap ikhtiar adalah segalanya, sampai melupakan kehendak Allah. Jika ikhtiar sudah optimal, dan ternyata keinginan kita belum terwujud, percayalah Allah tahu yang lebih baik untuk kita.

Mau lele goreng..?? J

Sebuah Do'a (1)


Ya Allah, Ya Rabb..
Saat dunia dan semesta ini tercipta, tidaklah Engkau membiarkannya.. matahari yang pagi tadi terbit, dan tenggelam.. bulan yang mengiringi bumi.. angin yang berhembus.. bahkan milyaran makhlukMu berinteraksi dengan harmonis, semua sesuai dengan ketentuanMu.. semua sesuai dengan hukumMu.. Alhamdulillah..

Ya Allah, Ya Ghafur..
Berapa banyak dosa demi dosa terus berjatuhan, dengan sombong hamba bertingkah congkak dihadapanMu.. dengan tak tahu malu, hamba berusaha menipu pandanganMu.. tapi selama itu pula Engkau membuka pintu ampunanMu.. Astaghfirullah..

Ya Allah, Ya Rahiim..
Entah dimana saat ini hamba berada, jika Engkau tidak mengutus Rasulullah ke bumi ini.. sebuah cahaya yang amat terang dan menyejukan.. menyelamatkan hamba dari kegelapan.. Ya Allah, sampaikan salam kepada sang kekasih.. Shalallahu ‘ala Muhammad..

Ya Allah, Ya Hadi..
kuasaMu menunjukan sinaran.. dan kuasaMu pula yang menutupnya.. dihadapanku sering terbuka lembaran-lembaran surat dariMu.. kalam kalimatMu.. Ya Allah, tunjuki hati ini agar mampu membacanya..

Ya Allah, Ya Haafidz
Engkau sempat menitipkan hamba di pangkuan dua makhluk yang begitu mulia.. mereka dengan sabar dan penuh cinta membimbing hamba.. mengajar serta mendidik, dan mengasihi.. apalah daya hamba memebalas budi setiap pengorbanan mereka.. Engkaulah Maha Membalas setiap kebaikan untuk kedua orang tua hamba..

Ya Allah, Ya Ghaani..
Dunia ini fana.. rusak dan sebentar.. merusak dan membahayakan.. kuatkan telapak tanganku untuk menahan setiap gempurannya Ya Rabb.. kuatkan dadaku untuk menolak setiap godaannya..

Ya Allah, Ya Rahmaan..
Sinaran cintaMu luar biasa… karuniaMu menggariskan dua insan berpadu dalam Rahmaan Mu.. pertemukan kami,.. sebagai risalah suci yang memang telah Engkau gariskan..

Ya Allah, Ya Basaar..
Mata ini penuh dosa.. dan rentan dosa.. Ya Allah, tundukan mata ini.. sampai ia berizin hanya untuk menatapMu..

Ya Allah, Ya Qawiy..
Kami hanya berlindung padaMu dari kebodohan-kebodohan kafirin.. dusta mereka, dan kebencian mereka.. tempatkan saudara-saudara kami, di Palestina, Suriah, Afghanistan, dan medan-medan perjuangan lainnya, ditempatMu yang paling tinggi dan paling indah.. sesungguhnya kami rindu kematian syahid di jalanMu..

Ya Allah..
Akhiratlah tujuanku… Syurgalah dambaanku.. Muliakan kehidupanku.. dan senyumlah padaku..

Ammiin..

5 alasan nge-blog


Kenapa aku ngeblog..???
mungkin ini adalah pertanyaan umum yang selalu ada, kenapa mesti nge-blog..?? kenapa ya..?? hehe.. terlalu naif juga jika saya bilang karena “hobi menulis”, lha tulisan acak-acakan begini.. mungkin lebih tepat jika saya katakan “hobi coret-coret” saja.. :P. makanya, saya lebih memilih blog personal, dibanding blog niche yang lebih serius dan kaku.

Sebelum ke intinya, saya ingin bercerita awal mula nge blog.. pertama kali kenal dengan dunia blog itu tahun 2009. Saat itu kerjaannya coba-coba, makanya jika di jumlahkan mungkin saya sudah bikin 5 blog, dan dari semua itu, hanya blog yang satu ini yang bertahan.. :P. oh iya, artikel berjudul cinta adalah artikel pertama di blog ini, aha teman-teman pembaca pasti sudah bisa membacanya, ya alasan pertama saya membuat blog adalah untuk untuk bergalau (maklum usia lagi usia galau itu..). semenjak itu saya aktif nge-blog (dengan 4 artikel per tahun.. wkwkwkwk), tapi 3 bulan ini baru lah saya lebih aktif lagi ngeblog (baru kali ini serius.. 20 artikel per bulan..).

Nah, kali ini saya akan share 5 alasan kenapa saya nge-blog.
5. apa yang saya tahu, itu yang akan saya beri
Ya, sederhananya ngeblog itu memang untuk menuangkan semua.. sekali lagi SEMUA.. yang saya tahu, gak adalah istilah jaim, pelit ilmu, semua yang saya tahu, jika sempat menulisnya, InsyaAllah akan saya tulis semua disini. Bermanfaat, mungkin tidak selalu, tapi jika ada kesalahan semoga ada yang bisa meluruskan.

4. latihan menulis
Mau sampai kapan saya hobi coret-coret..?? sebaiknya saya segera beranjak menjadi hobi menulis, dan beranjak lagi menjadi penulis.. heu

3. intropeksi
Ya, ini adalah satu bagian di blog saya yang selalu saya tekankan. “apa yang anda baca, tidak selamanya mencerminkan penulis..” mungkin, beberapa artikel disini terlihat “sempurna” tapi ketahuilah, penulis sama sekali jauh dari kesempurnaan, maka blog ini adalah sebagai alat intropeksi sekaligus pengingat akan visi yang lebih jauh kedepan.

2. dakwah
Lagi-lagi rasanya terlalu naif jika blog ini dikatakan sebagai media dakwah, ah terlalu jauh. Tapi saya yakin apa pun yang disampaikan, jika itu benar maka akan bernilai dakwah, jika salah, semoga ada seseorang disana yang mampu menyadarkan dan meluruskan.

1.       1. Warisan
      Kita tidak tahu usia dan waktu akan berhenti dimana, tapi mestinya kita tidak perlu begitu khawatir jika bekal telah disiapkan. Ya, ini adalah sedikit usaha untuk mempersiapkan jika kematian itu datang. Setidaknya, saat kematian tiba, blog ini tetap hidup dan ilmu didalamnya tetap menginspirasi pembacanya.. semoga.. J

Arti Sebuah Nama

Baik, sebenarnya catatan ini menyambung catatan sebelumnya, akan tetapi karena memiliki pengertian berbeda, maka di tempatkan di menu yang berbeda pula.
Sebelumnya perkenalkan, nama saya : Abdullah al-hadad. Ada yang aneh..?? hehe, Semula saya pun seperti itu, sejak kecil saya tidak terlalu memikirkan hal ini, ya terima saja, nama saya hadad. Oke, mungkin ada baiknya diceritakan dulu, awal mula kenapa saya pake nama ini.

Konon, katanya, semenjak dulu ibu saya sudah ingin sekali memakaikan nama ini jika kelak punya anak laki-laki. Memangnya ada apa dengan nama ini..?? dari pengakuan ibu sih, katanya ia nge-fans berat dengan seorang ulama besar, Abdulloh alawi al-haddad. Kebetulan saudara saya yang lebih dulu lahir, dua dan semuanya perempuan, makanya nama ini masih terus disimpan hehe. Suatu ketika, ibu mengandung, masih dengan keinginan memberikan nama yang sama, namun siapa sangka, sang bayi belum diberi kesempatan hidup lebih lama. Sehingga akhirnya, di kehamilan berikutnya lah, ibu mengandung dan dengan sukses melahirkan seorang laki-laki di dunia ini, dan tentu saja ibu memberi nama, Abdulloh al-hadad. Kenapa tanpa alawi..?? dulu saya pernah bertanya seperti itu, ibu menjawab kalem, jangan terlalu mirip lah.. hehe

Bertahun-tahun saya terbiasa memakai nama ini, hadad..!! itulah panggilan resmi saya, meski ada juga yang baru ketemu manggil abdullah, ya gak apa-apa lah lama-lama juga lidahnya jadi gak enak, dan lebih enak manggil hadad kan..?? :P. Nasib lahir di tanah sunda, sudah menjadi kebiasaan jika setiap nama pasti ada “turunan”-nya, semua orang merasakan itu, begitu pun saya, turunan nya adalah, “hadud”, “Godud”, “godudun”, dan yang paling terkenal, “dudun”. Oh iya, secara harfiyah, nama saya berarti tukang besi yang menghamba kepada Allah, sepintas emang rada kurang keren ya..?? makanya ibu saya memiliki pengertian lain, “seorang hamba Allah yang kuat menyerupai besi..” dan dibandingkan pengertian harfiyah yang tadi, saya lebih setuju dengan arti nama yang satu ini.

Di akhir masa remaja dulu, saya mulai menyadari beratnya menyandang nama ini. Ya, sepeninggal ibu, dan kenyataan menghadapi dunia luar, nama adalah sebuah beban amanah sendiri yang luar biasa. saya pernah berfikir, mungkin, jika nama biasa ia akan menjadi “biasa” juga, tapi kalau nama “luar biasa” ia pastinya akan menuntut kehidupan yang “luar biasa” juga. Biasa dan luar biasa bukan hanya sebatas kata atau rangkaian per-kata, tetapi adalah cita-cita dibalik nama itu, mungkin nama asep terdengar biasa, tapi jika yang memberinya memiliki harapan agar dengan nama itu ia merubah dunia, maka nama asep pun menjadi luar biasa. inilah yang saya rasakan dari nama ini, hadad, saya seringkali merasakan sebuah beban besar setiap kali nama itu disebut, banyak harapan, dan cita-cita saat nama itu disebut, sebuah tuntutan untuk terus menjadi lebih baik.

Di penghujung artikel ini, saya ingin menceritakan pengalaman di akhir tahun kemarin, berkaitan dengan nama. Mulanya, di facebook saya menjumpai beberapa akun yang agak “aneh”, sangat kental berbahasa arab, dan punya ciri khas tersendiri, dan ah ternyata itu adalah beberapa akun dalam komunitas habib. Mulanya biasa saja, tapi lambat laun akun sejenis ini semakin banyak, terkadang mengajak chatting juga, dan sampai uatu ketika. Seseorang mengajak chat, mulanya ia bertanya dari mana asal saya, keturunan siapa, dan yang lain sebagainya, saya jawab apa adanya, tapi pada akhirnya ia berkata,” sebaiknya antum ganti nama, karena nama antum itu khusus untuk para habaib, orang biasa haram pake nama itu..” dibilang itu saya kaget, bagaimana pun juga saya keberatan jika harus ganti nama, akhirnya setelah beradu argument ringan, diambil keputusan bahwa saya mengalah, saya tetap tidak mengganti nama asli saya, hanya akun fb nya yang berubah.
Sampai detik ini saya belum faham tentang kontroversi terkait nama ini, ada sebuah pertanyaan, Apakah didalam Islam dikenal marga, sampai nama suatu marga tidak diperbolehkan dipakai marga lain..??

Makanya saya sering meluruskan, SAYA BUKAN HABIB.

Wallahu a’lam