Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan

Pemrograman arduino uno dan servo di tinkercad

 Kali ini kita akan belajar koding robotik dengan menggunakan aplikasi simulasi tinkercad. Bagi yang belum tahu, silahkan buat akun dan pelajari tinkercad langsung dari situs resminya, di tinkercad.com. Berikut ini langkah-langkah pemrograman koding arduino uno untuk menggerakan servo di tinkercad.

Penyiapan Tinkercad

Sebelum masuk ke pemrograman, kita siapkan dulu aplikasi tinkercad dengan login terlebih dahulu. Perlu diketahui, tinkercad menyediakan 3 opsi akun yaitu, Educator, Student dan Personal. Dalam tutorial kali ini kita akan menggunakan akun Personal. 

Halaman Login TinkerCad
Setelah login, kita lanjut dengan membuat baru proyek. Untuk aktivitas kali ini, kita akan membuat proyek sirkuit baru. 

Klik tombol "

Create your first Circuits design".



Kemudian kita akan diarahkan ke halaman proyek, disana kita akan memasukan komponen arduino uno dan servo.

Pastikan di sidebar pencarian, kita set component ke "all" sehingga seluruh komponen yang kita butuhkan bisa tampil di pencarian. Kemudian cari komponen arduino uno (bisa di ketik di pencarian) dan pilih komponen yang bernama "Arduino Uno R3". Setelah itu, lanjutkan pencarian ke komponen berikutnya yaitu servo, dengan memilih komponen "Micro Servo".

Pastikan dua komponen ini sudah muncul dilayar proyek.


Setelah itu, kita lanjutkan dengan menghubungkan kabel antara ke komponen arduino uno dengan micro servo. Berikut ini adalah pasangan dari masing-masing kabel dari micro servo ke arduino uno

  • Power (VCC) hubungkan dengan port 5V
  • Signal hubungkan dengan port 9
  • Ground (GND) hubungkan dengan port GND

Pemrograman Servo

Kita lanjutkan dengan bagian pemrograman, silahkan klik tombol "code" dan pastikan editor yang kita gunakan berformat text (secara default tinkercad akan menampilkan pilihan block). 


Setelah itu silahkan salin rangkaian kode dibawah ini, dan ganti semua kode default yang ada dengan kode yang baru. 
#include <Servo.h>   // Library untuk mengontrol servo

Servo myservo;       // Membuat objek servo dengan nama "myservo"

int pos = 0;         // Variabel untuk menyimpan posisi sudut servo

void setup() {
  myservo.attach(9); // Menghubungkan pin sinyal servo ke pin digital 9
}

void loop() {
  // Menggerakkan servo dari 0 derajat ke 180 derajat
  for (pos = 0; pos <= 180; pos += 1) {
    myservo.write(pos);   // Mengatur posisi servo sesuai nilai "pos"
    delay(15);            // Jeda 15 milidetik agar gerakan halus
  }

  // Menggerakkan servo dari 180 derajat kembali ke 0 derajat
  for (pos = 180; pos >= 0; pos -= 1) {
    myservo.write(pos);   // Mengatur posisi servo sesuai nilai "pos"
    delay(15);
  }
}

Setelah itu, klik "Start Simulation" dan perhatikan apakah servo bergerak atau tidak.

Penjelasan Struktur Kode

  1. #include <Servo.h>
    → Mengaktifkan pustaka Servo yang sudah tersedia di Arduino IDE/Tinkercad.
    Library ini memudahkan kita mengirim sinyal PWM untuk mengatur posisi servo.

  2. Servo myservo;
    → Membuat objek bernama myservo yang digunakan untuk mengontrol servo.

  3. myservo.attach(9);
    → Menghubungkan servo ke pin digital 9 pada Arduino.

  4. for (pos = 0; pos <= 180; pos += 1)
    → Loop pertama menggerakkan servo perlahan dari 0° ke 180°.
    Nilai pos mewakili sudut posisi servo.

  5. myservo.write(pos);
    → Mengirim sinyal ke servo agar bergerak ke posisi pos derajat.

  6. delay(15);
    → Memberi waktu agar servo bisa mencapai posisi berikutnya sebelum bergerak lagi.
    Semakin kecil nilainya → semakin cepat gerakan servo.

  7. Loop kedua melakukan hal sebaliknya, mengembalikan posisi dari 180° ke 0°.


Hasil simulasi di Tinkercad

Setelah kamu klik Start Simulation, servo akan bergerak:

  • Dari 0° → 180°,

  • lalu kembali dari 180° → 0°,

  • dan terus berulang (looping).


Demikian tutorial pemrograman Arduino Uno untuk menggerakan servo di TinkerCad, semoga bermanfaat.



Mengenal Sistem Komputer


Di era saat ini, rasa-rasanya sudah tidak asing dan sangat sering sekali berhubungan dengan perangkat bernama komputer. Kita sering menggunakannya, baik itu dalam aktivitas pribadi melalui laptop, PC atau bahkan smartphone, atau pun dalam aktivitas umum pada layanan publik seperti sistem pemesanan tiket online. Meski demikian, tahukah kamu bahwa komputer itu sebetulnya adalah kumpulan dari berbagai perangkat atau komponen ? untuk memahami lebih jauh, simak penjelasannya berikut ini. 

Sistem Komputer 

Komputer bisa berfungsi dengan baik dan optimal ketika dalam prosesnya melibatkan unsur-unsur tertentu. Unsur-unsur ini saling terhubung, bekerja sama untuk menghasilkan kinerja yang diharapkan. Keterhubungan ini adalah sebuah sistem kerja yang dimana semua setiap unsur satu sama lain saling membutuhkan, maka inilah yang disebut dengan sistem komputer. 

Intinya, sistem komputer adalah kumpulan perangkat-perangkat komputer yang saling berhubungan dan berinteraksi satu sama lain untuk melakukan proses pengolahan data, sehingga dapat menghasilkan informasi yang diharapkan oleh penggunanya. 

Unsur perangkat yang dimaksud adalah, 

  1. Hardware
  2. Software 
  3. Brainware

Hardware

Perangkat yang secara fisik terlihat dan memiliki bentuk, sebagian besarnya teraliri sumber daya listrik untuk menunjang fungsinya. Secara harfiah, hardware berarti perangkat keras. 

Berdasarkan fungsinya pada mekanisme sistem komputer, hardware setidaknya terbagi dalam 4 komponen penting, yaitu komponen input, proses, penyimpanan dan output

Input adalah komponen yang berfungsi untuk memasukan data kedalam komputer. Data-data yang dimaksud adalah data digital, atau bisa juga alat yang bisa merubah data umum menjadi data digital. Komponen perangkat input diantaranya adalah, keyboard, mouse, kamera, scanner, microphone dan yang lainnya.

Proses adalah komponen yang berfungsi untuk mengolah data digital, menjadi bentuk lain atau dalam rangka optimasi data. Komponen perangkat proses utamanya berjalan di prosesor. Meski demikian, prosesor bekerja ditunjang oleh komponen lain, seperti motherboard, RAM, VGA dan yang lainnya.

Output adalah komponen yang berfungsi untuk menampilkan data dalam bentuk yang diinginkan, seperti tampilan visual, suara, atau bentuk lainnya. Yang termasuk dalam komponen output adalah speaker, LCD, printer, dan lain-lain.

Penyimpanan adalah komponen yang berfungsi untuk melakukan penyimpanan data. Data bisa disimpan secara sementara selama proses pengolahan berjalan, atau disimpan mana kala proses pengolahan berhenti. Ketika proses berjalan data disimpan di RAM (Random Access Memory), sementara ketika proses pengolahan berhenti data disimpan di Storage. Saat ini, storage memiliki beberapa varian seperti Hard Disk Drive, Solid State Drive, atau varian terbaru seperti NVMe. Disamping itu kita bisa juga melakukan penyimpanan pada storage online, seperti google drive misalnya.

selain itu, diluar sistem kerja berdasarkan alur perjalanan data diatas, masih ada beberapa komponen perangkat keras yang penting, diantaranya seperti PSU, casing, fan dan yang lainnya. 

Software

Secara terjemah software berarti perangkat lunak, namun lunak yang dimaksud adalah karena perangkat ini tidak memiliki bentuk secara fisik, ia hanya berupa program yang mampu mengendalikan hardware sebagaimana fungsinya. Software adalah perangkat program yang terbuat dari bahasa pemrograman (coding) yang pada dasarnya adalah sekumpulan instruksi-instruksi yang digunakan untuk memerintah komputer.

Berdasarkan jenisnya, software setidaknya ada 4 jenis, yaitu

Sistem Operasi adalah software utama yang harus terpasang pada komputer, yang memiliki fungsi sebagai penghubung antara user dengan hardware. Sistem operasi yang familiar adalah Windows dan MacOS, sementara sistem operasi yang terkenal gratis dan aman adalah yang dibuat berbasis kernel linux.

Software Aplikasi adalah software yang memiliki fungsi tertentu sesuai dengan kebutuhan user. Seperti Microsoft Office, Google Chrome, VLC Player, dan yang lainnya. Game termasuk dalam jenis software ini karena kehadirannya dibutuhkan sebagai hiburan.

Aplikasi Pemrograman adalah aplikasi yang digunakan untuk membangun dan merancang software. Aplikasi pemrograman memiliki kemampuan untuk menulis, membaca, serta menjalankan kode sesuai dengan bahasa pemrograman yang digunakan. Contoh aplikasi pemrograman adalah Visual Studio Code, Android Studio, Unity 3D, dan yang lainnya.

Aplikasi Utilitas adalah aplikasi yang digunakan untuk membantu dalam optimalisasi perangkat atau sebagai alat perawatan komputer. Perlu diperhatikan, beberapa aplikasi utilitas membutuhkan keterampilan dan pengetahuan yang cukup dalam penggunaannya, karena tingginya resiko yang dihasilkan. Contoh aplikasi Utilitas adalah RevoUninstaller, easeus Data Recovery, CClenar, Disk Management, dan yang lainnya.

Brainware

Secara terjemahan kata, brainware adalah perangkat otak. Hal ini menunjukan bahwa perangkat ini adalah entitas yang memiliki otak yang dilengkapi dengan kesadaran dan kebijaksanaan dalam aktivitasnya. Maka yang dimaksud brainware disini adalah manusia sebagai pengguna (user) komputer.

Secara umum, setidaknya ada 3 jenis user komputer, yaitu

Programmer adalah orang yang bertugas membuat program software.
Admin adalah orang yang bertugas mengoperasikan server, atau pusat data. Admin memiliki hak akses untuk memberikan izin atau tidak mengizinkan user dalam menggunakan fitur-fitur tertentu pada komputer.
End User adalah pengguna akhir atau pengguna komputer pada umumnya.

Dari penjelasan diatas, kita akhirnya memahami, bahwa sistem komputer tidak akan berjalan secara optimal tanpa keterlibatan 3 aspek penting didalamnya. Demikian penjelasan tentang sistem komputer ini, semoga bermanfaat.

Solusi Wifi/Bluetooth Error

Mungkin teman-teman pengguna laptop Hp atau Compaq pernah merasakan hal ini.?? Ya, ketika Wifi dan Bluetooth sobat tiba-tiba mati, dan tidak bisa dinyalakan bahkan hilang sama sekali. Bagi sebagian orang mungkin akan kesal, apalagi yang aktifitasnya tergantung dengan dua komponen hardware itu.

Kejadian ini juga yang saya alami beberapa hari lalu, saya beli laptop bekas hp g4 pavilion 1311tu. Di awal pembelian, kondisi laptop memang mengkhawatirkan, salah satunya ya ini, wifi dan bluetoothnya gak ada, loh kok bisa ? padahal di spesifikasinya tercantum. Akhirnya sempat download driver baru, tapi hasilnya nihil, karena hardwarenya benar-benar tidak terdeteksi.

Setelah main ke forum hp support, akhirnya dapet trik ini, bisa dicoba buat sobat semua yang mengalami gejala yang sama.
          1.       Shutdown Laptop, kemudian lepas baterai.
          2.       Tekan tombol power selama 30 detik dalam keadaan mati (tanpa baterai)
          3.       Nyalakan dengan colokan charger langsung, dan masih tanpa baterai
          4.       Masuk mode BIOS ( di Hp bisa tekan Esc kemudian F2 )
          5.       Di BIOS tekan F9 (SetUp Default)
          6.       Restart
          7.       Untuk selanjutnya silahkan pasang kembali baterai
          8.       Jika Bluetooth masih belum juga menyala, dicoba dengan download dan install driver terbaru.

Oh ya, gejala matinya wifi yang saya alami adalah, 
- Bluetooth tidak terdeteksi, baik itu di Control Panel ataupun Device Manager
b.      -  Wifi terdeteksi tapi tidak bisa Enable/disable
c.      -    Led Indikator Wifi warna orange, tanda disable, dan hot key nya tidak respon.

Demikian, semoga bermanfaat untuk sobat semua.